Perjalanan Pulang

Kisah ini dimulai dari penantian panjangku di Kota Baru, Malang selama 4 jam. Ya, selama 4 jam.
Libur panjang seperti memang hampir semua orang merencanakan liburan, tidak hanya menggunakan kendaraan pribadi, melainkan juga kendaraan umum seperti bus dan kereta api.
Kereta api ini lah yang menjadi pilihanku untuk berlibur meskipun liburan yang sangat singkat kurang dari 24 jam.
Tiba saatnya kembali ke kota asal, aku membeli tiket KA pada pagi hari sekitar jam 8-8.30 di Kota Baru namun untuk jadwal keberangkatan kereta jam 11 pagi sudah sold out, sehingga terpaksa aku membeli tiket keberangkatan jam 12.40. Disini lah kisah ini dimulai…
Empat jam menunggu di Kota Baru membuatku bosan. Sangat sangat bosan! Penantianku selama 4 jam diselingi dengan tidur sistematik selama 5-10 menit sekali sembari duduk di bangku peron. #g peduli dengan calon penumpang sekitar.
Mata ini rasanya tidak kuat menahan rasa lelah dan bosan yang menghampiri. (biasanya penantianku didampingi oleh si kecil, namun kali ini tidak)
Untuk sedikit mengusir rasa kantuk dan bosan, aku memutuskan mendengarkan .mp3 dari androidku meskipun aku tau battre andoridku tidak lagi fresh. Hasilnya aku tetep melakukan aktivitas tidur sistematik. Hahahhaah…😀
Akhirnya, aku iseng mengambil gambar ttg suasana Kota Baru pada saat itu. Check this out.


Setelah beberapa saat aku mengamati suasana peron dan antrian loket yang selalu terulang dengan ritme yang sama, aku menemukan sesuatu yang baru di salah satu ujung loket yang tidak terpakai. Aku melihat calon penumpang berebutan mencolokkan charger hapenya pada tempat yang lebih mirip meja stan penjual minuman “teh cepat saji” (g perlu sebut merek). Benda ini berhasil membuatku melek beberapa saat untuk mengidentifikasinya bak gaya seorang peneliti. Akhirnya setelah panggilan bahwa keretaku segera datang, aku beranikan untuk mengambil gambarnya dari jarak dekat. Check this out

WOW! Ternyata ada fasilitas baru yang layak diterapkan di semua stasiun KA di Jawa, terutama di stasiun-stasiun besar. Selain di stasiun, mesin ini bisa diterapkan di terminal-terminal bis antarkota antarprovinsi. Yang menjadi pertanyaan penting yaitu, seberapa efektifkah dan efisienkah penyediaan mesin ini di tempat-tempat publik??
Saya cuman berhenti beberapa detik saja di depan mesin ini untuk mengambil foto lalu masuk ke bagian dalam stasiun untuk menunggu kedatangan keretaku. Beginilah suasanya di bagian dalam stasiun.


Setelah menunggu sekitar 10 menit, akhirnya keretaku tiba juga. Crita beralih suasana di dalam kereta.
Setelah mencari gerbongku, akhirnya kutemukan gerbong 3. Pertama masuk ke gerbong, suasana di dalam kereta bisa dibilang sangat sumpek, panas, sempit, uhh.. Kemudian aku mencoba mencari no tempat duduk ku dan ternyata tempat duduk ku sudah ditempati orang lain. #bingung harus bagaimana, soalnya yang nempatin orang tuan dan anak kecil, sungkan buat “ngusir”# Akhirnya aku mendapatkan tempat duduk kosong dekat tempat duduk ku yang seharusnya. Sambil mengamati suasana sekitar, ternyata banyak penumpang yang naik bersamaan denganku mendapati tempat duduknya sudah terisi orang lain namun banyak dari mereka yang akhirnya “mengusir” “penumpang gelap” tersebut. Melihat kondisi seperti itu, aku beranikan untuk mendapatkan hak ku kembali. Syukurlah orang yang duduk di samping orang tua tadi mau pindah tempat. “bukan ortunya atau anak2 kecilnya yang pindah#
Dan sekali lagi WOW! Anak perempuan kecil di depanku mirip sekali dengan salah seorang temanku. Sepertinya anak ini merupakan miniatur wajah dari temanku itu. Mirip banget penampilannya. Penasaran kan? Ini dia gambarnya.

Melihat anak kecil di depanku, rasanya aku pengen ketawa mengingat-ingat wajah temanku sendiri. Anw, perilakuku di dalam kereta tidak jauh dengan di peron sebelumnya yaitu tidur sistematik sampai tiba di tujuan akhir dengan selamat.

Ini ceritaku, mana ceritamu?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s